PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan kinerja positif dalam
pengelolaan jaringan jalan tol, khususnya Jalan Tol Trans Sumatera
(JTTS) yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk
memperkuat konektivitas di Pulau Sumatra. Hingga kini, Hutama Karya
telah membangun sekitar 1.185 kilometer JTTS, yang terdiri atas 829
kilometer ruas operasional dan 356 kilometer ruas dalam tahap
konstruksi.
Selain itu, perusahaan juga mengelola 14 ruas tol di Sumatra serta
dua ruas tol di Pulau Jawa, yaitu Tol JORR Seksi S dan Tol Akses
Tanjung Priok. Peningkatan konektivitas tersebut turut mendorong
pertumbuhan volume lalu lintas. Pada periode Lebaran 2026, trafik
JTTS meningkat 69,5 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 9,8
persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren ini
berkontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan bisnis jalan tol
Hutama Karya sepanjang 2025 sekaligus memperkuat kinerja operasional
perusahaan.
Salah satu peningkatan paling signifikan terjadi di Ruas Tol
Sigli–Banda Aceh setelah beroperasinya Seksi Padang Tiji–Seulimeum
secara fungsional. Ruas tersebut mencatat kenaikan lalu lintas harian
rata-rata hingga 229 persen, melampaui target yang telah ditetapkan
perusahaan.
Di luar capaian finansial, Hutama Karya menilai keberadaan JTTS
semakin mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi
logistik, sekaligus membuka akses menuju pusat ekonomi, pendidikan,
kesehatan, dan pariwisata di berbagai wilayah Sumatra.
Ke depan, perusahaan akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui
optimalisasi sistem transaksi, penerapan Intelligent Traffic System
(ITS), penguatan Command Center, serta peningkatan standar
operasional demi menghadirkan jaringan jalan tol yang semakin aman,
nyaman, dan andal bagi pengguna.